Setiap hari kamu berkutat dengan kertas? Mencetak ini itu? Salah cetak, trus cetak ulang yang baru? Sepertinya kebiasaan seperti ini harus segera kamu kurangi! Ingatlah bahwa aktvitas mencetak yang sembarangan dan boros akan sangat menguras isi kantong, dan tentu saja kamu ikut ambil bagian dalam menurunkan kualitas lingkungan!
Kalo gak percaya, coba deh itung-itung. Sekarang harga kertas berapaan se-rim-nya? Kalo di toko grosir, A4 sekitar Rp30.000, F4 bisa dapat Rp35.000, dan QS bisa sampe Rp28.000. Semakin banyak buang kertas, berarti semakin sering beli dong! Selain isi kantong cepet habis, produksi kertas akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kertas. Berarti akan semakin banyak pohon dan bambu yang ditebang untuk dijadikan bahan baku kertas. Sementara untuk nunggu satu pohon siap tebang bisa sampe puluhan tahun. Bisa liat dong, sekarang hutan Indonesia yang menjadi salah satu paru-paru dunia sudah semakin berkurang.
Gimana bisa berhemat??? Sederhana kok! Kalo mau mencetak dokumen, jangan lupa untuk memperhatikan editan dokumen dengan seksama, supaya hasil cetakan gak salah dan mesti mengulang untuk mencetak. Bisa hemat kertas, tinta, dan listrik. Kedua, untuk dokumen-dokumen yang tidak resmi, kamu bisa cetak timbal-balik untuk menghemat kertas dari pada mencetak hanya satu halaman tiap lembarnya. Atau, untuk kamu mahasiswa yang mau ujian dan butuh untuk mencetak bahan kuliah, kamu bisa pake' kertas bekas yang satu sisinya masih kosong, jadi gak perlu beli kertas lagi. Hemat dong!!!
Ini contohnya. Waktu praktik komunitas, kami buat lembar kuesioner dari kertas bekas lho (berhubung tempatnya di pedesaan tanpa fasilitas foto kopi). Kami malah siapkan memang dari rumah kertas bekasnya. Hemat dong!!!
Nah, jadi gak ada kata gak bisa dong untuk melakukan sesuatu buat menyelamatkan bumi ini. Memulai kebiasaan kecil seperti ini bisa berdampak besar lho buat bumi kita. Buktinya, makin banyak juga teman-teman yang ikutan make kertas bekas buat mencetak dokumen yang memang gak resmi. Ayo, mulai sekarang coba lakukan menjadi kebiasaan. Pilih bumi selamat! Aksi kecil dimulai dari kita!!!

No comments:
Post a Comment